Selamat datang di Blog RESMI SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Kota Yogyakarta

    Akreditasi A

    Akreditasi A
    Isi laporan melanjutkan SMP: klik disini

    Peringatan Lingkungan Hidup

    Peringatan Lingkungan Hidup
    Klik gambar untuk daftar pemenang

    Cari di Blog Ini

    Memuat...

    Green Up !

    Green Up !

    Sekolah Peduli Lingkungan

    Sekolah Peduli Lingkungan
    Penghargaan Sekolah Peduli Lingkungan

    Outbond Seru Bersama Kelas 3 SD MUh Wibraga

    Pada hari Selasa tanggal 17 Januari 2017.Siswa kelas 3 SD Muh Wibraga mengikuti Outbond di Desa Wisata Glogor Sleman.Siswa kelas 3 berangkat mengunakan Bus. SD Muhammadiyah menyiapkan 2 Bus.Bus 1 berisi kelas 3A dan 3B dengan jumlah siswa 62 Bus ke-2 berisi kelas 3C dan 3D dengan jumlah siswa 68.Kelas 3 menggunakan pakaian olahraga.Mereka berangkat pada pukul 07.30 WIB sampai di sana kira-kira pukul 08.45WIB.Sesampainya di sana ada pembukaan terlebih dahulu pembukaan itu di sampaikan oleh kak Dani dia adalah seorang panitia di tempat Outbond itu.Setelah pembukaan anak-anak di himbau untuk pemanasan terlebih dahulu,sesudah itu anak kelas 3 di bagi kelompok dengan nama-nama hewan.Sesudah di bagi kelompok di mulai Outbondnya pukul 09.25 WIB masing-masing kelompok mepunyai pos-pos sendiri.Jumlah permainan yang ada di sana adalah 6 permainan antara lain menyeberangi jembatan yang di bawahnya ada kolamnya,bermain voli di kolam,memanjat jaring,dan menyeberangi sungai dengan tali`.Masing-masing kelompok bergantian memainkan permainannya.Sesudah semua mendapat giliran permaian semua siswa kelas 3 diminta untuk bersih-bersih diri setelah itu mereka makan bersama,sesudah makan habis di lanjutkan dengan sholat bersama,sesudah sholat bersama kelas 3 berbaris untuk pulang.Setelah semua siswa masuk ke dalam Bus,Bus pun berangkat menuju ke Sekolah pukul 13.45 WIB.Setelah sampai di Sekolah para siswa di jemput oleh orangtua nya.
     
     ASPA                                                    CNT                                       AFF                                             

    Tim JsW












    Asiknya kegiatan diluar sekolah


      


    Pada  hari Selasa tanggal 22 November 2016 SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 YK mengadakan kegiatan Ceria Athfal. Anak-anak berkumpul di halaman Masjid Kauman pukul 07.00.Sebelum berangkat ke Museum Benteng Vredebrug anak anak berdoa terlebih dahulu.Pukul 07.30 anak anak berangkat menuju Museum Benteng Vredebrug dengan berjalan kaki.Ditengah perjalanan anak anak melewati Alun Alun Utara,dan Museum Sonobudoyo.Setelah itu anak anak menyebrang jalan untuk menuju Museum Benteng Vredebrug.Sesampainya di Museum Benteng Vredebrug anak anak beristirahat sejenak,lalu diberi instruksi oleh pembina.Untuk acara selanjutnya anak anak diberi tugas untuk mendatangi pos yang sudah disediakan dan melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh pembina di setiap pos.

     Ada 6 pos yaitu, pos 1 diberi pertanyaan mengenai pelajaran agama oleh Bu Dewi Masyitoh dan Pak Siswanto.Pos 2 diminta untuk menyanyi mars Hizbul Wathan dan  bermain games, permainannya adalah anak anak mengikat kaki mereka menggunakan hasduk.Pos 3 diminta untuk diberi pertanyaan tentang kemuhammadiyahan.Pos 4 diminta untuk bermain game. permainannya yaitu anak - anak diminta menghafalkan ayat - ayat yang sudah ditentukan lalu ayat - ayat tersebut diacak dan anak -anak bergantian mencocokan ayat - ayat dengan nama bacaannya  .Pos 5 diminta untuk membuat karya seni dari barang bekas lalu diminta untuk bermain game.permainnannya yaitu anak - anak diminta mengambil air dengan botol yang tidak ditutup dan sudah dipotong setengah botol lalu disalurkan kepada teman perkelompok lalu dimasukkan ke botol yang sudah disediakan . Pos  6 diminta untuk bermain game.permainannya adalah anak - anak diminta mengambil tali yang diikatkan pada badan siswa perkelompok dan diminta untuk berjalan di jalur yang sudah ditentukan yang diarahkan oleh ketua kelompok. Setelah anak anak selesai mengunjungi setiap pos, anak anak diberi waktu istirahat untuk makan dan sholat.Setelah itu anak anak memasuki ruangan Diorama. Yang berisi tentang peninggalan sejarah Karena hari mendung anak -anak diminta untuk membuat laporan individu tentang yang mereka alami saat di Benteng Vredeburg. Setelah selesai mereka diminta untuk mengumpulkan laporan tersebut. Saat para siswa menunggu jemputan siswa diperbolehkan memasuki diorama terdekat. Tidak lama kemudian banyak siswa yang sudah dijemput oleh para orang tuanya.Tetapi ada beberapa siswa dijemput oleh orang tuanya agak lama.        

    Tim JsW

    Out Bond dengan Kerbau

       Pada hari Selasa, 1 November 2016 SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta, mengadakan out bond untuk kelas 1 dan 2. SD wibraga memang sering mengadakan out bond. Sebenarnya kegiatan out bond bertujuan mengenalkan anak-anak ke permainan sederhana. Dari pihak sekolah sendiri kegiatan out bond ini sudah dipersiapkan saat rapat kerja. Tetapi baru dilaksanakan pada tanggal ini karena tempat untuk out bond sering disewa oleh sekolah lain juga.

       Banyak hal yang dipersiapkan oleh sekolah, misalnya menyewa tempat, menyewa bis, peralatan kesehatan, dll. Tempat yang disewa untuk out bond yaitu di Karang Asri, Sleman. Sematara bis yang disewa ada 5 bis ber-ac. Peserta out bond ada sekitar 280 anak.Setiap peserta mengunakan baju olahraga.

    Waktu menunjukan pukul 07.00, anak-anak dipersiapkan oleh wali kelas masing-masing untuk membuat barisan. Anak-anak mulai memasuki bis pada pukul 07.45. Setelah semua anak sudah memasuki bis, anak-anak berdo'a terlebih dahulu supaya diberi kelancaran dalam melaksanakan kegiatan, dan juga keselamatan. Bis berangkat bersama dan anak-anak senang dan bernyanyi saat perjalanan.

    Anak-anak sampai di Karang Asri sekitar pukul 09.00. Kemudian anak-anak dibariskan sesuai dengan kelasnya masing-masing, dan setelah semua itu selesai mereka meletakkan tas sesuai dengan kelas mereka. Lalu anak-anak berkumpul di lapangan yang ada di Karang Asri.

    Di lapangan anak-anak pemanasan terlebih dahulu. Lalu dilanjutkan dengan permainan sesuai kelas mereka masing-masing. Permaianan itu adalah membajak sawah, menaiki kerbau, menyebrang sunagi, rintangan halilitar, memasukkan bola ke ranjang, dll.

    Tidak diduga waktu sudah menunjukkan pukul 11.30 anak-anak langsung melanjutkan permainan terakhir mereka yaitu menangkap ikan. Banyak anak yang bisa mendapatkan ikan lebih dari 2. Ikan yang mereka dapatkan diletakan di sebuah plastik yang diberikan oleh panitia. Saat pukul 12.00 mereka selesai menangkap ikan lalu mereka membersihkan diri di kamar mandi yang berbeda. Selesai membersihkan diri, anak anak di himbau untuk shalat      dhuhur berjamaah bersama dengan guru.

    Selesai shalat dhuhur dilanjut dengan makan siang bersama. Menu yang dihidangkan adalah soto, ikan bakar, dll. Hampir seluruh anak makan dengan lahap. Selesai makan anak-anak dihimbau untuk istirahat dan membereskan barang-barang yang tadi mereka bawa supaya tidak tertinggal.

    Makan bersama sudah selesai maka sekarang adalah waktunya untuk pulang ke sekolah yang sudah dipenuhi para wali murid. Saat perjalanan, cuaca sedang hujan deras, bagaimanapun juga itu adalah pemberian dari Allah SWT. Sesampainya di sekolah, anak-anak sudah ditunggu kehadirannya oleh orang tua masing-masing. Mungkin hari itu adalah hari yang melelahkan dan membuat kita terlalu lelah, namun itu semua sangatlah menyenangkan. Semoga dengan adanya out bond  ini para siswa lebih dapat bergotong-royong dan saling menghargai.

                                                                                                                             HJTA, NBL, AMD, NYA





    Keseruan yang Tercipta dari Alam

    Hari Senin tanggal 7 Oktober 2016 pada pukul 07.30. Dinas mengadakan Jogja Cinta Satwa yang dihadiri oleh para murid dari berbagai sekolah. Seperti dari SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 yang tercinta ini. Para siswa awalnya datang dahulu ke Pasar Ikan Higienis dan akhirnya pergi ke Hutan Lindung menggunakan bis. Masing-masing bis diisi oleh tiga sekolah.

    SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 berada di bis 4/D bersama dua sekolah lainnya. Di perjalanan semua murid berbincang-bincang. Begitu sampai di Hutan Lindung yang terdapat berbagai jenis flora dan fauna yang unik. Seperti misalnya burung kakak tua, rusa, kijang, dan lain-lain. Kegiatan pertama kali yang dilakukan di Hutan Lindung adalah memakan makanan yang sudah dijamu di sebuah pendopo yang diberi berbagai macam makanan ringan yang menyehatkan.

    Setelah selesai makan, para siswa jalan-jalan ke beberapa tempat yang ada di sana dengan didampingi oleh gurunya masing-masing. Siswa terkagum-kagum oleh keindahan yang disajukan di tempat tersebut dan tidak jarang bertanya-tanya. Setelah sudah cukup lama berada di Hutan Lindung, siswa akhirnya pergi menuju ke Pantai Drini menggunakan bis yang digunakan tadi. Saat sudah tiba waktunya untuk sholat Dhuhur, kebanyakan siswa sholat di bis dengan berwudlu dengan cara bertayamum supaya tidak terlambat untuk sholat. Setibanya di pantai, semua siswa pergi ke sebuah tempat makan yang menyediakan berbagai macam makanan hasil tangkapan laut. Contohnya seperti udang, iakn, bahkan selain dari hasil tangkapan laut pun ada juga sop ayam.

    Begitu nmakan-makan selesai, siswa bermain di air pantai yang asin. Mereka terlihat sangat senang, walaupun ada yang tidak membawa baju ganti. Para siswa dari SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 tidak membawa baju ganti, makanya mereka harus berjaga-jaga ketika ada ombak. Bahkan dua siswa dari SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 terjatuh dan baju seragamnya pun basah hingga harus membeli baju di toko-toko yang berada di sekitar pantai. Beberapa jam berlalu dan semua siswa pun mulai lelah dan akhirnya kembali ke bis dan menuju ke Pasar Ikan Higienis kembali untuk pulang bersama keluarganya masing-masing yang sudah menunggu.

    Di perjalanan menuju pasar ikan, banyak siswa yang tertidur pulas. Mereka terlihat sangat letih hingga tertidur. Sesampainya di tempat tujuan, para siswa menemui keluarganya untuk pulang dan tidak lupa berpamitan pada gurunya masing-masing. Semoga dengan diadakannya acara tersebut, para siswa bisa lebih melestarikan alam dan tidak menebangi dan memburu hingga berlebihan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

    HAR


    Tim JsW

    Latihan manasik haji

                 Pada hari sabtu,05 November 2016 di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta

    mengadakan latihan manasik haji untuk kelas 6 di Balai kota.Para perserta kelas 6 di himbau menggunakan pakaian baju haji berwarna putih bagi yang laki-laki,sedangkan yang perempuan dihimbau menggunakan pakaian muslim berwana putih.Para siswa berkumpul di sekolah pada pukul 06.30Para siswa sebelum berangkat dibariskan terlebih dahulu. Kendaraanya berjumlah 3 Bus,Bis pertama berjumlah 50 siswa,Bus ke dua berjumlah 50 siswa dan Bus ke tiga berjumlah 30 siswa.Para siswa berangkat menuju lokasi kegiatan pukul 08.30.Sebelum memulai kegiatan para siswa di kumpulkan di halaman masjid Pangeran Diponegoro,seolah-olah menjadi masjidil Ali dan mengikuti sholat Thakiathul masjid.Setelah mengikuti sholat Thakiathul masjid para siswa langsung menuju Ka'bah yang sudah di siapkan oleh panitia.Kegiatan tersebut di bimbing oleh panitia dari ranting Aiysyiah dan Kabesa IP,Sebelum menuju Ka'bah para siswa menuju hotel terlebih dahulu baru setelah itu menuju Ka'bah.Di Ka'bah para siswa di berikan lembaran yang berisi Do'a.Setelah di berikan Do'a para siswa memutari Ka'bah sambil membaca Do'a.Setelah memutari Ka'bah para siswa di ajak untuk melempar Jumrah.Setelah itu para siswa di istirahatkan dan makan terlebih dahulu.Setelah para siswa beristirahat langsung menuju masjid dan melaksanakan sholat Dhuhur.







    BY:Alm,Aff,Cnt,  

    Tim JsW

    Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional

    SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 YK mengikuti lomba Grand Final Budaya Mutu Tingkat Nasional di Balikpapan,Kalimantan Timur.Berangkat dari Bandara Adisucipto hari Selasa,11 Oktober 2016 pukul 09.30 pagi dengan menggunakan pesawat Citilink.Sampai di Balikpapan pukul 11.30 di Bandara Sepinggan Balikpapan.Ada 4 orang yang mewakili SD Muhammadiyah Wirobrajan 3.Para guru dari SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 adalah Pak Cahyono S.Ag,Bu Fika Widiana,Pak Chrisna Yudha,dan Pak Septa Rismanto.Para guru tersebut menginap di hotel Gran Senyiur Balikpapan.Selama 5 hari 4 malam.Selama di Balikpapan acaranya workshop,kunjungan lapangan,dan presentasi,serta lomba Grand Final Budaya Mutu Tingkat Nasional.Lomba tersebut dimulai hari Rabu,12 Oktober 2016 pukul 15.00 dan bertempat di hotel Gran Senyiur
    Balikpapan.Lomba Budaya Mutu ini di diadakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional.Jumlah peserta lomba yang mengikuti lomba Grand Final Budaya Mutu Tingkat Nasional,ada 33 Provinsi,setiap provinsi ada 5 sekolah.Di lomba tersebut terdapat jejeran booth - booth peserta tertata memenuhi lantai 1dan basement hotel.Setidaknya ada 132 booth dari SD dari seluruh provinsi yang mengikuti perlombaan bergensi menampilkan berbagai keunggulan sekolah masing - masing. Salah satunya booth dari SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta yang menampilkan batik khas Yogyakarta. Disediakan pula fasilitas belajar
    membatik.Pak Septa Rismanto, Bagian IT sekolah SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 kota Yogyakarta mengungkapkan sengaja ingin mengenalkan kepada masyarakat bagaimana cara untuk membuat batik sehingga sekolahnya juga menyediakan peralatannya, seperti canting, malam, wajan, lilin kecil untuk membersihkan canting,tungku, dan kain mori.Menurutnya, pengunjung dapat langsung mempraktekkan cara membatik dan hasilnya juga bisa dibawa pulang.Pihaknya menyediakan 2 paket yakni kain kain kecil dan kain besar yang dijual mulai harga Rp 10 ribu. Di sini, pengunjung yang akan membatik diberikan kain kosong, kemudian kain tersebut dapat dipola sendiri dengan menggunakan pensil dan dibatik sendiri, hasilnya bisa dibawa pulang, sehingga lebih berkesan, katanya Ia menambahkan, pengenalan batik khas jogjakarta sudah mulai dilakukan sejak kelas 3 hingga kelas 6 SD.Sementara itu, raut bahagia tampak mengembang jelas di wajah Qanita Adam, siswa kelas 3 SD 001 Balikpapan usai berhasil membatik di atas kain yang telah disediakan motif bunga - bunga tampak terbatik di kain moriyang dipegangnya.Tak sungkan - sungkan ia pun memperlihatkan hasil membatiknya kepada Tribun. Saya suka melakukannya apalagi bisa langsung membatik sendiri, soalnya kalau di Balikpapan hanya bisa melihat hasil karya kalau ke sini bisa melihat langsung pembuatan dari awal, Juga bisa menggambar sketsanya dulu jadi hasilnya sesuai dengan keinginan, saya membatik motif bunga karena saya suka bunga, saya ingin bisa jadi pembatik nantinya, "katanya sambil tersenyum.
    Lomba Grand Final Budaya Mutu

    Tim JsW

    Baju Adat Membawa Kemajuan Bangsa


     Seperti biasanya,apabila ada acara memperingati suatu hal yang berhubungan dengan pawai ,hut,dll pasti akan diadakan upacara yang menggunakan pakaian adat, dan sekarang diadakan HUT Yogyakarta.  Itu semua karena kebijakan pemerintah di Yogya. Peraturan itu diterapkan untuk semua sekolah di Kota Yogyakarta. Ya, walaupun tidak semuanya juga sih. Siswa dihimbau untuk mengenakan pakaian adat melalui surat edaran.

    Upacara memperingati HUT Yogyakarta yang ke-260 diadakan pada tanggal 7 Oktober 2016 diperingati di halaman sekolah SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 kira-kira pukul 07.00. Upacara di siapkan oleh Guru olahraga yang memang biasanya beliau yang menyiapkan. Setelah itu,di lanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih. Yang dikibarkan oleh para guru.

    Sesudah pengibaran bendera,guru menyampaikan amanat dengan bahasa jawa. Yang intinya harus mencintai adat,budaya Indonesia. Amanat dari beliau memang benar,karena kita memang harus mencintai dan bangga pada budaya,adat. Indonesia supaya negara kita semakin maju. Harapannya,dengan amanat tersebut para siswa lebih mencintai Indonesia. Supaya Indonesia lebih maju lagi.
    Tim JsW

    Qurban Sapi SD Muh Wibraga YK

     Pada hari Selasa 13 September 2016 SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta merayakan Idul Adha dengan menyembelih 1 ekor sapi, berat nya 280 kg pada pukul 05.30. Para siswa dan siswi kelas 6 di himbau untuk mengikuti acara penyembelihan hewan qurban dengan menggunakan baju olahraga. Selain itu kelas 6 juga ditugaskan untuk memotong daging hewan  qurban. Kelas 6a berjumlah 26 siswa ,kelas 6b berjumlah 33 siswa dan kelas 6c berjumlah 22 siswa sedangkan karyawan menyembelih hewan kurban. Setelah daging sudah di potong akan bagikan. Ada 4 jenis yang sudah di sediakan oleh sekolah yaitu daging untuk karyawan, siswa      warga dan guru. Kira-kira kantong plastik yang akan di bagikan ada 300. Pembagian dilaksanakan pukul 10.15. Itu pun untuk warga dan keluarga besar SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta. Setelah selesai memotong qurban para guru dan ibu-ibu penjaga kantin memasak opor dan membuat minuman kelapa muda.
    CNT-AFF-ASPA 
                
         
          
        

    Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional


    Pada hari Rabu, 7 September 2016 di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 kedatangan juri budaya mutu 2016. Para juri datang kira-kira pukul 06.30 menggunakan kendaraannya masing-masing. Saat para juri sudah datang, beliau-beliau disambut oleh anak-anak tonti dengan tepukan di sekitar sekolah. Selain itu, beliau juga disambut oleh PKS, tapak suci, beberapa tarian dan pidato dari salah satu siswa. Sesudah disambut, para juri dipersilahkan masuk ke ruangan yang sudah disiapkan.

    Di ruangan tersebut, dilakukan penyampaian profil sekolah. Setelah selesai, beliau melakukan penilian lapangan dan penilaian dokumen. Penilaian lapangan adalah kunjungan lapangan atau melihat area sekolah sedangkan penilaian dokumen adalah penilaian teknik pembelajaran. Beliau melihat-lihat area sekolah. Area yang dimaksud adalah seperti kelas, perpustakaan, koperasi sekolah, kantin, UKS, dan lain-lain.

    Sesudah melakukan penilaian, para juri menyampaikan masukan-masukan atau pendapat dari hasil yang sudah dilihat tadi. Para guru mendengarkan dengan antusias. Beliau juga menyampaikan hasil tersebut dengan serius dan diselingi canda tawa. Semuanya serius menanggapi hal tersebut. Setelah menyatakan pendapat, beliau berfoto-foto untuk kenang-kenangan. Tim juri kemudian meneruskan perjalanan ke sekolah berikutnya. Semoga para guru, karyawan, dan para siswa dapat melaksanakan masukan-masukan yang positif dari para juri. Semoga pula, SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 dapat semakin berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan dengan adanya lomba budaya mutu ini.
    (1Team)
    Tim JsW

    Download Aplikasi Exel Rapor Kurikulum 2006 (KTSP)


    Buku Hasil Belajar Siswa(Buku Rapor) adalah bukti bahwa siswa telah menyelesaikan program belajarnya selama 1 semester. Buku ini dibagikan kepada orang tua siswa di setiap akhir semester. Didalamnya berisi catatan pencapaian belajar siswa dalam bentuk nilai angka, huruf maupun deskriptif. Sebelum dibagikan maka seorang guru diharuskan menuliskan terlebih dahulu hasil capaian belajar setiap muridnya ke buku rapor masing-masing. Tentu saja hal tersebut membutuhkan tenaga, waktu dan pikiran yang cukup menyita. Dengan adanya teknologi, maka hal tersebut mampu diatasi. Kini banyak bermunculan program-program yang membantu wali kelas untuk menuliskan buku rapor. Begitupun dengan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3. Tim IT kami juga membuat program untuk membantu wali kelas dalam pembuatan buku rapor.
    Kali ini kami akan membagikan program rapor tersebut secara gratis. Anda bisa menggunakannya untuk membantu menulis rapor di sekolah Bapak/Ibu sekalian.
    Program ini memiliki beberapa fitur yang bisa digunakan. Akan ada sheet2 yang digunakan untuk mengolah nilai per mapel. Disamping itu, nilai-nilai suplemen selain nilai utama juga sudah disediakan dalam program ini.
    Untuk lebih jelasnya, silahkan download saja programnya melalui link berikut.

    menumbuhkan semangat juang dengan pakaian provesi



    Untuk memperingati hari kemerdekaan republik Indonesia yang ke-71, SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 mengadakan kegiatan yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Yang dimaksud warga sekolah dalam hal ini adalah siswa, guru, karyawan bahkan orang tua siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2016 yang bertepatan dengan hari Kamis. Diantara kegiatan yang dilaksanakan adalah menyajikan makanan tradisional dan pawai taaruf.
    Untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan tersebut, seluruh warga sekolah dihimbau untuk mengenakan pakaian profesi/pahlawan. Ada yang memakai pakaian pilot, tentara, dokter, perawat, polisi, montir, petugas pemadam kebakaran, dan petani. Bahkan, saking ngefansnya dengan tokoh kartun ada seorang siswa yang mengenakan pakaian tokoh elsa. Agar terlihat persis seperti tokoh yang ia idolakan, sampai-sampai harus memakai rambut palsu dan pakaian ice yang persis seperti tokoh tersebut. Gurunya pun tidak mau kalah dengan para siswa. Beliau-beliau juga mengenakan pakaian profesi. Contohnya, seperti seorang guru yang mengenakan pakaian petani dan polisi. Agar terlihat lebih keren dan menarik, asesoris kacamata dan sayur-mayur pun juga dimanfaatkan.
    Para siswa juga dihimbau untuk membawa makanan tradisional yang akan digunakan untuk lomba menyajikan makanan. Sebelum menyajikan makanan, para siswa menata dan menghias makanan tradisional tersebut untuk dilombakan. Pada pukul 08.00 WIB, makanan tradisional tersebut harus sudah dipersiapkan di meja yang telah tersedia. Sekitar pukul delapan lebih sepuluh menit, para siswa berkumpul di lapangan untuk berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan 17 Agustus dan Syukur. Para siswa, guru, dan karyawan bernyanyi dengan kompak dipimpin oleh Bu Tumiyem.
    Selesai bernyanyi, siswa diatur sesuai barisan kelasnya masing-masing oleh Bu Fika Widiana. Barisan untuk pawai taaruf dibuat urut dari kelas 1 – 6. Setelah barisan sudah diatur, para siswa mulai berjalan mengikuti Pak Septa Rismanto yang sudah menunggu menggunakan motor VIAR. Di motor VIAR itu sudah tersedia TOA dan spanduk yang bertuliskan “SELAMAT HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, BARISAN CALON PENERUS GENERASI BANGSA, SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3”.
    Pawai taaruf dilaksanakan dengan mengambil rute jalan kampung di sekitar area sekolah.    Sambil berjalan, siswa bernyanyi yel-yel kelasnya masing-masing dan lagu wajib nasional yang membuat suasana semakin meriah. Adapun siswa yang melambaikan bendera merah putih yang berbahan plastik.
    Para siswa sampai di sekolah kembali kira-kira pukul 10.00 WIB. Setelah itu, siswa mengambil makanan tradisional kelasnya masing-masing yang telah dinilai. Pemberitahuan pemenang lomba makanan dan kostum diumumkan pada hari Senin sesudah apel pagi.
    Semoga dengan adanya acara pawai taaruf dan menggunakan pakaian pahlawan atau pejuang, masyarakat  dapat mengingat jasa-jasa mereka.
    Tim JsW

    Pergantian Kepemimpinan, Semangat Terus Berkobar

     Sebuah pemimpin merupakan satu faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi atau lembaga. Pemimpin seolah sebagai nahkoda dari sebuah kapal. Besar kecilnya kapal tergantung dari besar kecilnya organisasi atau lembaga tersebut. Sebuah kapal yang tengah berlayar di tengah lautan pasti menemui berbagai macam cuaca dan kondisi laut yang beragam. Mulai dari cuaca cerah sampai cuaca badai berangin yang begitu mengancam pelayaran. Jika kemampuan seorang nahkoda kurang bagus, bisa jadi kapal karam sebelum sampai ke tujuan. Oleh karena itu, kemampuan seorang pemimpin dari sebuah organisasi atau lembaga bisa kita selaraskan dengan kemampuan seorang nahkoda yang mengatur jalannya kapal.
    SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta pun, merupakan sebuah kapal yang memerlukan seorang nahkoda (Kepala Sekolah-red) agar mampu berjalan dengan baik dan bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pengguna jasanya. Tanpa adanya pemimpin, masing-masing bagian tidak mampu berjalan selaras dan sejalan. Bahkan bisa jadi, antara satu bagian dan bagian yang lain akan saling menjatuhkan. 
    Dengan berakhirnya masa jabatan Kepala Sekolah, yang sebelumnya diamanahkan kepada Bapak Suwarjo, M.Pd. pada tahun 2016, maka jabatan Kepala Sekolah harus segera diisi demi keberlangsungan pelayanan pendidikan di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta. Oleh karena itu, Pimpinan Daerah Muhamamdiyah Kota Yogyakarta segera mengambil tindakan akan hal tersebut. Maka dilakukanlah rolling tugas Kepala Sekolah di lingkup pendidikan Kota Yogyakarta. Untuk kepemimpinan di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 diamanahkan kepada Bapak Cahyono, S. Ag. yang sebelumnya mengampu Kepala Sekolah di SD Muhammadiyah Sokonandi. Masa kepemimpinan Bapak Cahyono, S. Ag. dimulai pada acara serah terima jabatan yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Agustus 2016.
    Semoga dengan adanya pergantian kepemimpinan di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta tidak akan menyurutkan semangat seluruh warga sekolah dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3.
     
    Support : IT Team - 2010. SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 - Rights for all
    By : Azm_Zogza